Kali ini saya akan membahas tentang fungsi konvolusi pada matlab dengan matriks 5x5
function konvolusidata
A=[4 4 3 5 4;6 6 5 5 2;5 6 6 6 2;6 7 5 5 3;3 5 2 4 4];
m=[0 -1 0;-1 4 -1;0 -1 0];
d=A;
[baris kolom]=size(A);
for i=2:baris-1;
for j=2:kolom-1;
d(i,j)=A(i-1,j-1)*m(1,1)+A(i-1,j)*m(1,2)+A(i-1,j+1)*m(1,3)+A(i,j-1)*m(2,1)+A(i,j)*m(2,2)+A(i,j+1)*m(2,3)+A(i+1,j-1)*m(3,1)+A(i+1,j)*m(3,2)+A(i+1,j+1)*m(3,3);
if d(i,j)>255
d(i,j)=255;
else if d(i,j)
d(i,j)=0;
end
end
end
end
d
Program Jurusan Menggunakan Switch
Hallo, kali ini kita akan membuat program jurusan sederhana menggunakan C++.
Untuk pemilihan jurusan, saya menggunakan switch. Silakan dicoba..
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<string.h>
void main()
{
clrscr();
char jurusan[25], jenjang[10], nim[15],nama[20];
printf("Masukkan nama Anda : ");gets(nama);
printf("Masukkan NIM anda : ");gets(nim);
switch(nim[5])
{
case '1' : strcpy(jurusan, "Teknik Informatika");break;
case '2' : strcpy(jurusan, "Sistem Informasi");break;
case '3' : strcpy(jurusan, "Teknik Komputer");break;
case '4' : strcpy(jurusan, "Komputer akutansi");break;
default : printf("Anda salah memasukkan nim, coba periksa lagi ! \n");break;
}
if(nim[1]=='1')
{
strcpy(jenjang,"strata-1");
}
else if(nim[1]=='5')
{
strcpy(jenjang,"Diploma");}
else
{printf("Anda salah memasukan nim, coba periksa lagi!\n");}
printf("Data mahasiswa Unisbank \n");
printf("Nama : %s\n",nama);
printf("NIM : %s\n",nim);
printf("Jurusan : %s\n",jurusan);
printf("Jenjang : %s\n",jenjang);
getch();
}
Untuk pemilihan jurusan, saya menggunakan switch. Silakan dicoba..
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<string.h>
void main()
{
clrscr();
char jurusan[25], jenjang[10], nim[15],nama[20];
printf("Masukkan nama Anda : ");gets(nama);
printf("Masukkan NIM anda : ");gets(nim);
switch(nim[5])
{
case '1' : strcpy(jurusan, "Teknik Informatika");break;
case '2' : strcpy(jurusan, "Sistem Informasi");break;
case '3' : strcpy(jurusan, "Teknik Komputer");break;
case '4' : strcpy(jurusan, "Komputer akutansi");break;
default : printf("Anda salah memasukkan nim, coba periksa lagi ! \n");break;
}
if(nim[1]=='1')
{
strcpy(jenjang,"strata-1");
}
else if(nim[1]=='5')
{
strcpy(jenjang,"Diploma");}
else
{printf("Anda salah memasukan nim, coba periksa lagi!\n");}
printf("Data mahasiswa Unisbank \n");
printf("Nama : %s\n",nama);
printf("NIM : %s\n",nim);
printf("Jurusan : %s\n",jurusan);
printf("Jenjang : %s\n",jenjang);
getch();
}
Evolusi Bahasa Pemrograman
Kalau kita belajar bahasa pemrograman, mungkin yang kita tahu hanyalah yang sering kita dengar, seperti, Java, C++, Pascal, dll.
Nah kali ini saya akan membahas sejarah bahasa pemrograman untuk sedikit pengetahuan kita :)
1. Plankalkul - 1945
- Tidak pernah diimplementasikan
- Struktur data : Array, records
2. Pseudecode - 1949
- Digunakan karena terlalu sulit jika harus menggunakan machine code
- Shortcode - 1949 - BINAC - oleh Mauchly, Eskpresi
- Speedcoding - 1954 - IBM 701 - oleh Backus.
* Pseudo operation untuk fungsi aritmatik dan matematika
* Percabangan kondisional dan atau tanpa kondisi
* Autoincrement register untuk pengaksesan array
Nah kali ini saya akan membahas sejarah bahasa pemrograman untuk sedikit pengetahuan kita :)
1. Plankalkul - 1945
- Tidak pernah diimplementasikan
- Struktur data : Array, records
2. Pseudecode - 1949
- Digunakan karena terlalu sulit jika harus menggunakan machine code
- Shortcode - 1949 - BINAC - oleh Mauchly, Eskpresi
- Speedcoding - 1954 - IBM 701 - oleh Backus.
* Pseudo operation untuk fungsi aritmatik dan matematika
* Percabangan kondisional dan atau tanpa kondisi
* Autoincrement register untuk pengaksesan array
Subscribe to:
Comments (Atom)